A.PERCABANGAN 1 KONDISI
Pada algoritma percabangan dengan 1 kondisi memiliki position dasar seperti berikut :
On the off chance that <kondisi>
At that point <pernyataan>
Pada design diatas , jika <kondisi> bernilai benar maka <pernyataan> dikerjakan, sedangkan jika bernilai salah, maka <pernyataan> tidak dikerjakan dan expositions langsung keluar dari percabangan.
Contoh Kasus : Nilai siswa akan gagal bila bernilai ≤ 60
ALGORITMA BAHASA Normal
Mulai
Menentukan nilai siswa
Jika nilai siswa ≤ 60
Siswa dinyatakan Gagal
Selesai
PSEUDOCODE
Var :
nilai_siswa : number
Pseudocode :
Peruse ( nilai siswa )
On the off chance that nilai siswa ≤ 60, At that point
compose ( Siswa dinyatakan gagal )
Pertanyan:buatlah 1 contoh gambar flowchart dalam menentukan nilai siswa?
Jawab:
FLOWCHART
B.PERCABANGAN 2 KONDISI
Algoritma percabangan dengan 2 kondisi memiliki design dasar seperti berikut :
On the off chance that <kondisi>
At that point <pernyataan 1>
ELSE <pernyataan 2>
Pada design di atas, Jika <kondisi> bernilai benar maka pernyataan 1 dikerjakan. Sedangkan jika tidak (<kondisi>bernilai salah), maka pernyataan yang dikerjakan adalah pernyataan 2. Berbeda dengan percabangan 1 kondisi, pada percabangan dua kondisi ada dua pernyataan untuk kedua kondisi,yaitu untuk <kondisi> yang bernilai benar dan <kondisi> yang bernilai salah.
Contoh Kasus : Penggolongan nilai
ALGORITMA BAHASA Common
Mulai
Menentukan nilai siswa
Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) > 75 Tergolong Baik
Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) ≤ 75 Tergolong Cukup
Tampilkan hasil
Selesai
PSEUDOCODE
Var :
nilai_siswa : whole number
Pseudocode
peruse (nilai siswa )
In the event that nilai siswa > 75, At that point
compose ( tergolong baik )
ELSE
compose ( tergolong cukup )
FLOWCHART
C.PERCABANGAN LEBIH DARI 2 KONDISI
Percabangan lebih dari dua kondisi
Arrangement percabangan untuk 2 kondisi
In the event that kondisi, At that point
aksi 1
ELSE
aksi 2
END.
Contoh percabangan untuk 2 kondisi:
Buatlah algoritma untuk menebak usia seseorang yang diiput oleh pengguna, dengan ketentuan sebagai berikut:
Jika usia 5 tahun ke bawah (usia<=5), maka dia adalah balita
Jika usia di atas 5 tahun ke atas sampai 12 tahun (usia >5 dan usia <=12), maka dia adalah anak-anak
Jka usia di atas 12 tahun dan usia di bawah 18 tahun (usia >12 dan usia < 18) maka dia adalah remaja
Jika usia di atas 18 tahun maka dia adalah dewasa
algoritma tebak_umur
DEKLARASI
usia : whole number
ALGORITMA:
read(usia)
In the event that usia<=5, At that point
write('Balita')
ELSE In the event that usia>5 and usia <=12, At that point
weite('Anak-anak')
ELSE On the off chance that usia>12 and usia <18, At that point
write('Remaja')
ELSE
write('Dewasa')
END.
D.Percabangan bersarang
Organization percabangan bersarang
Percabangan bersarang adalah jika di dalam percabangan terdapat percabangan yang lain, atau di dalam percabangan ada percabangan lagi, group untuk percabangan bersarang adalah sebagai berikut:
On the off chance that kondisi, At that point
On the off chance that kondisi, At that point
sub aksi 1
ELSE
sub aksi 2
ENDIF
ELSE On the off chance that kondisi2, At that point
aksi 2
ELSE
aksi 3
END
Pada algoritma percabangan dengan 1 kondisi memiliki position dasar seperti berikut :
On the off chance that <kondisi>
At that point <pernyataan>
Pada design diatas , jika <kondisi> bernilai benar maka <pernyataan> dikerjakan, sedangkan jika bernilai salah, maka <pernyataan> tidak dikerjakan dan expositions langsung keluar dari percabangan.
Contoh Kasus : Nilai siswa akan gagal bila bernilai ≤ 60
ALGORITMA BAHASA Normal
Mulai
Menentukan nilai siswa
Jika nilai siswa ≤ 60
Siswa dinyatakan Gagal
Selesai
PSEUDOCODE
Var :
nilai_siswa : number
Pseudocode :
Peruse ( nilai siswa )
On the off chance that nilai siswa ≤ 60, At that point
compose ( Siswa dinyatakan gagal )
Pertanyan:buatlah 1 contoh gambar flowchart dalam menentukan nilai siswa?
Jawab:
FLOWCHART
B.PERCABANGAN 2 KONDISI
Algoritma percabangan dengan 2 kondisi memiliki design dasar seperti berikut :
On the off chance that <kondisi>
At that point <pernyataan 1>
ELSE <pernyataan 2>
Pada design di atas, Jika <kondisi> bernilai benar maka pernyataan 1 dikerjakan. Sedangkan jika tidak (<kondisi>bernilai salah), maka pernyataan yang dikerjakan adalah pernyataan 2. Berbeda dengan percabangan 1 kondisi, pada percabangan dua kondisi ada dua pernyataan untuk kedua kondisi,yaitu untuk <kondisi> yang bernilai benar dan <kondisi> yang bernilai salah.
Contoh Kasus : Penggolongan nilai
ALGORITMA BAHASA Common
Mulai
Menentukan nilai siswa
Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) > 75 Tergolong Baik
Jika nilai siswa ( 0 – 100 ) ≤ 75 Tergolong Cukup
Tampilkan hasil
Selesai
PSEUDOCODE
Var :
nilai_siswa : whole number
Pseudocode
peruse (nilai siswa )
In the event that nilai siswa > 75, At that point
compose ( tergolong baik )
ELSE
compose ( tergolong cukup )
FLOWCHART
C.PERCABANGAN LEBIH DARI 2 KONDISI
Percabangan lebih dari dua kondisi
Arrangement percabangan untuk 2 kondisi
In the event that kondisi, At that point
aksi 1
ELSE
aksi 2
END.
Contoh percabangan untuk 2 kondisi:
Buatlah algoritma untuk menebak usia seseorang yang diiput oleh pengguna, dengan ketentuan sebagai berikut:
Jika usia 5 tahun ke bawah (usia<=5), maka dia adalah balita
Jika usia di atas 5 tahun ke atas sampai 12 tahun (usia >5 dan usia <=12), maka dia adalah anak-anak
Jka usia di atas 12 tahun dan usia di bawah 18 tahun (usia >12 dan usia < 18) maka dia adalah remaja
Jika usia di atas 18 tahun maka dia adalah dewasa
algoritma tebak_umur
DEKLARASI
usia : whole number
ALGORITMA:
read(usia)
In the event that usia<=5, At that point
write('Balita')
ELSE In the event that usia>5 and usia <=12, At that point
weite('Anak-anak')
ELSE On the off chance that usia>12 and usia <18, At that point
write('Remaja')
ELSE
write('Dewasa')
END.
D.Percabangan bersarang
Organization percabangan bersarang
Percabangan bersarang adalah jika di dalam percabangan terdapat percabangan yang lain, atau di dalam percabangan ada percabangan lagi, group untuk percabangan bersarang adalah sebagai berikut:
On the off chance that kondisi, At that point
On the off chance that kondisi, At that point
sub aksi 1
ELSE
sub aksi 2
ENDIF
ELSE On the off chance that kondisi2, At that point
aksi 2
ELSE
aksi 3
END
Comments
Post a Comment